SUKSES DUNIA DAN AKHIRAT
TIGA KUNCI SUKES DUNIA DAN AKHIRAT
1.
IKHTIAR
Kata ikhtiar berasal
dari bahasa Arab yang berarti sama dengan berusaha. Secara istilah ikhtiar
yaitu segala perbuatan yang dilakukan manusia untuk mencapai sesuatu yang
diinginkan atau suatu usaha yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dalam
hidupnya dan dilakukan secara sepenuh hati.
Allah SWT menyinggung perihal ikhtiar dalam Al Quran Surat An Najm Ayat 39-42
berikut ini yaitu :
Wa al laisa lil-insāni illā mā sa’ā, wa anna sa’yahụ saufa yurā, ṡumma
yujzāhul-jazā`al-aufā, wa anna ilā rabbikal-muntahā
Artinya: “Bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah
diusahakannya, bahwa sesungguhnya usahanya itu kelak akan diperlihatkan
(kepadanya), kemudian dia akan diberi balasan atas (amalnya) itu dengan balasan
yang paling sempurna, bahwa sesungguhnya kepada Tuhanmulah kesudahan (segala
sesuatu),”
2. DOA
Dalam
ajaran Islam, doa merupakan kegiatan memohon kepada Allah terhadap sesuatu hal. Doa dalam Islam merupakan
bagian paling mendasar dari ibadah. Doa
dipanjatkan oleh seorang muslim ketika
mengalami kesusahan maupun diberi kemudahan dalam kehidupan di dunia. Pengabulan
doa dalam Islam ditentukan oleh adab, waktu dan tempat
dipanjatkannya doa.[1] Doa yang
dipanjatkan oleh para nabi merupakan doa-doa yang terbaik.[2]
3.
TAWAKKAL
Kata
tawakal dalam bahasa Arab توكُل (dibaca Tawakkul) artinya berserah
dan bersabar. Sementara di dalam kamus Umum Bahasa Indonesia (KBBI), kata
tawakal artinya berserah (kepada kehendak Tuhan), dengan sepenuh hati percaya
kepada Tuhan terhadap penderitaan, percobaan dan apa pun yang terjadi di dunia
ini.
Beberapa keutamaan dari bersikap tawakal, antara lain adalah:
Ketenangan Jiwa dan Kepuasan Batin
Ketenangan yang bisa diperoleh setelah bersikap
tawakal ini dijanjikan langsung oleh Allah dalam Al-Qur'an Surat Ibrahim ayat
11-12, yang artinya, "Rasul-rasul mereka berkata kepada mereka, 'Kami
tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, akan tetapi Allah memberi karunia
kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya. Dan, tidak patut
bagi kami mendatangkan suatu bukti kepada kamu melainkan dengan izin Allah dan
hanya kepada Allah sajalah hendaknya orang-orang mukmin bertawakal. Mengapa
kami tidak akan bertawakal kepada Allah padahal Dia telah menunjukkan jalan
kepada kami, dan kami sungguh-sungguh akan bersabar terhadap gangguan-gangguan
yang kamu lakukan kepada kami. Dan, hanya kepada Allah saja orang-orang yang
bertawakal itu, berserah diri."
Mendapatkan Kecukupan Hidup
Tawakal pun menjadi kunci untuk meraih kesuksesan
di dunia dan akhirat. Dengan bertawakal, maka Allah akan mencukupkan rezeki
seseorang di dunia. Hal itu sebagaimana firman-Nya dalam Al-Qur'an Surat
at-Thalaq ayat 3 yang artinya, "Dan, memberinya rezeki dari arah yang
tiada disangka-sangkanya. Dan, barang siapa bertawakal kepada Allah, niscaya
Allah akan mencukupkan keperluannya. Sesungguhnya, Allah melaksanakan urusan
yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi
tiap-tiap sesuatu."
Mendapatkan Keselamatan Hidup
Keselamatan hidup ini dapat dilihat dari peristiwa
Nabi Ibrahim yang dilemparkan ke dalam api oleh Raja Namrud. Dikarenakan
ketawakalan Nabi Ibrahim, Allah memberinya pertolongan dan menyelamatkan
hidupnya dengan menjadikan api tersebut menjadi dingin.
Firman Allah tentang jaminan keselamatan hidup ini
terdapat dalam Al-Qur'an Surat al Anbiya ayat 69-70 yang artinya, "Kami
berfirman, 'Hai api, menjadi dinginlah dan menjadi keselamatanlah bagi
Ibrahim.' Mereka hendak berbuat makar terhadap Ibrahim, maka kami menjadikan
mereka itu orang-orang yang paling merugi."
Memiliki Kekuatan, Keteguhan, dan Keberanian Jiwa
Menghadapi Musuh
Tentang hal ini Allah berfirman dalam Al-Qur'an
Surat an Nisa ayat 84 yang artinya,"Maka, berperanglah kamu pada jalan
Allah, tidaklah kamu dibebani melainkan dengan kewajiban kamu sendiri.
Kobarkanlah semangat para mukmin (untuk berperang). Mudah-mudahan Allah menolak
serangan orang-orang yang kafir itu. Allah amat besar kekuatan dan amat keras
siksaan-Nya."
Mendapatkan Kesabaran
Dengan bertawakal maka sekaligus melatih diri
untuk sabar. Tawakal menjadi salah satu sikap yang harus dimiliki ketika kita
memiliki impian yang tinggi. Hal tersebut karena menuju mimpi yang tinggi
diperlukan kesabaran yang berjangka panjang. Hal ini sebagaimana dijelaskan
dalam Al-Quran Surat an-Nahl ayat 41-42 yang artinya, "Dan, orang-orang
yang berhijrah karena Allah sesudah mereka dianiaya, pasti kami akan memberikan
tempat yang bagus kepada mereka di dunia. Dan, sesungguhnya pahala di akhirat
adalah lebih besar, kalau mereka mengetahui. (yaitu) orang-orang yang sabar dan
Hanya kepada Tuhan saja mereka bertawakal.
Komentar
Posting Komentar